February 26, 2013

Updates from Handaka

goodreads Gr_tagline
books

Sitha,

You have 1 new updates from your friends. Change the frequency or configure this email here.

13065290 02/25 Handaka mukarta gave 1 star to: Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar by Alberthiene Endah

** Spoiler Alert **

buku ini membuat saya merasa terkecoh. bermula dari rasa penasaran dg popularitas dan kampanye di twitter yg begitu masif. saya akhirnya ambil.

perasaan campur-aduk muncul selama menyimak kisah yg kurang terstruktur disampaikan & berulang-ulang. pertama ttg MR sebagai nara sumber, kedua adalah gaya penulisan Alberthine Endah.

buku ini bukan sekedar biografi atau kisah yg menginspirasi, buku ini datang dengan sebuah pesan dan sugesti, mimpi yg secara halus terus dikomunikasikan sang tokoh. buku ini tidak netral. tanpa coba memahami dan menjiwai mimpi2 itu, buku ini akan kering atau sebaliknya, tanpa sadar pembaca terbenam dalam lautan impian seperti yang tertulis sbg judul, mimpi. saya kira banyak orang membeli buku ini karena mimpi tsb.

di bagian penulis menceritakan seminar Antonny Robbins yg diikuti, semua menjadi jelas bagi saya. perlahan-lahan saya mengambil jarak, mesti lebih kritis menyikapi. saya menduga, mimpi2 Tony Rob bins-lah tak bisa dipungkiri, alasan utama buku ini hadir. dengan segala sugesti, bujuk rayunya. seperti nabi jaman ini, menjadi inspirasi dari setiap lembar buku tsb.

utk tokoh ataun nara sumber. saya cenderung tidak banyak memberi komentar. penderitaan 'terbuang' dari Jakarta pada saat tragedi 98 adalah kisah pilu, kepedihan yg dalam. kengerian yg banyak dialami penduduk Indonesia juga, apapun etnisnya. Kengerian terjadi di dayak, Banyuwangi, Poso dan tempat lain dimana rakyat seolah tersandera kekuatan jahat yg tengah bertikai di Jakarta. tapi kemiskinan di Singapore, NTU, terasa agak berlebihan. Merry Riana hidup dg sing $ 300/bulan, tapi anaknya Jokowi hidup 2juta rupiah per bulan di tempat yg sama. Tidak jauh beda. Cara penyampaian buku ini membuat saya cukup tersiksa. ada banyak mahasiswa dengan kehidupan serupa di Indonesia, mungkin lebih buruk & terbatas. tapi mendramatisir begitu rupa? itulah pekerjaan penulis yi bagian kedua yg saya soroti.
ada banyak pengulangan kisah, dengan kecenderungan menjadi sebuah melodrama. kesedihan dieksploitasi begitu rupa. buku ini terasa membosankan, bahkan menjengkelkan.

karena ini karya orang lain, dg jalinan cerita yg (tanpa disadari) berulang-ulang, saya jadi curiga, kata2 motivasioalnya juga sebuah proses fabrikasi team untuk sebuah pesan. Sampai disini, saya sulit lagi untuk melanjutkan buku ini. saya merasa, kalimat tsb jadi kehilangan otentisitasnya. karena masa lalu yg dipotret penulis adalah masalalu yg dipersepsikan begitu. dengan suatu maksud. Bagus, bernas tapi saya mesti berkisumpalan, pesan itu engineered karena bisnis yg sekarang tengah dikembangkan, yi bisnis MLM. Apaboleh buat, saya mesti mencantumkan bintang satu. semata karena kurang cocok dg buku2 semacam ini.


We believe this email is a valuable service — updating you when your friends read something new.
However, if you wish to unsubscribe or change the frequency of this email please click here.

This email was sent by request to apps+2415071772.700238590.a9bf35ded1b4657f1e337b2f37dcc4fc@proxymail.facebook.com.



---
This email was sent by Goodreads. You can disable emails here.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home